Eduwisata

282244_4131551094102_1297129021_n

Mungkin beberapa di antara kalian pernah mendengar istilah di atas. Untuk kalian yang masih asing atau belum pernah tahu istilah di atas, yok kita mencoba membahasnya sama-sama.

Eduwisata adalah bentuk wisata yang memasukkan unsur pendidikan ke dalam perjalanan wisata yang penuh hiburan. Kalau dilihat sejarahnya, sebenarnya wisata jenis ini sudah muncul sejak lama. Saat ini banyak yang menyebutnya dengan istilah wisata edukasi atau juga wisata edutainment, gabungan dari kata education dan entertainment. Artinya pendidikan dan hiburan.

Wisata jenis ini sangat cocok dan pasti disukai oleh pelajar SD hingga mahasiswa dan masyarakat umum. Bagaimana tidak, kunjungan ke museum yang terkadang tidak menarik bisa dipadukan dengan menikmati obyek wisata yang seru, semua menghasilkan perjalanan yang menyenangkan dan penuh kenangan bagi yang melakukannya.

Terkadang, kita akan merasa jenuh apabila proses belajar yang berlangsung hanya disampaikan lewat tanya jawab, bercerita, ataupun bercakap-cakap di ruang kelas saja. Banyak dari kita pasti akan cepat lupa, merasa capek atau juga menjadi mengantuk. Nah, dari beberapa pengalaman tersebut, eduwisata menjadi metode yang cocok dan menyenangkan untuk para siswa, mengingat masa kanak-kanak merupakan masa belajar sambil bermain sehingga suasana yang menyenangkan sangat diharapkan oleh para peserta didik.

Saat ini tema eduwisata atau edutainment begitu banyak jenisnya. Mulai dari yang berkaitan dengan nilai sejarah seperti museum, monument atau bangunan kuno. Di tempat seperti itu, peserta didik tidak hanya melihat dan belajar sejarah, tetapi ada beberapa yang mengajak untuk berinteraksi langsung, misalnya; melalui prakarya atau bermain dengan permainan-permainan tradisional. Untuk yang terakhir ini, bisa ditemui di Museum Anak Kolong Tangga.

Eduwisata dan edutainment bisa ditemui juga dalam konsep seni, dari mulai sanggar seni, sentra kerajinan, lokasi pembuatan film, radio hingga studio musik atau studio televisi. Ada juga wisata ilmu pengetahuan modern yang menyajikan alat-alat praktek fisika, bengkel mesin hingga laboratorium bilogi dan sebagainya. Bahkan lokasi pabrik yang sama sekali bukan tujuan wisata, saat ini banyak dikunjungi siswa sekolah. Misalnya; pabrik makanan, minuman, boneka, pabrik batik hingga sentra keramik mulai terbuka untuk eduwisata. Belum lagi lokasi peternakan dan kebun pertanian yang kini seolah-oleh disulap jadi obyek dan tujuan wisata yang menarik. Di tempat-tempat yang disebutkan di atas, para peserta didik tidak hanya bisa melihat proses produksi, tetapi bisa ikut terlibat di dalamnya. Inilah pengalaman luar biasa yang mungkin tidak akan kita dapatkan di dalam kelas.

Eduwisata pun disambut bagus oleh para palaku bisnis. Banyak agen-agen wisata di Indonesia hadir menawarkan kepada peserta didik ataupun masyarakat umum untuk mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Beragam konsep eduwisata juga bisa dipilih dan ditentukan sendiri oleh sekolah, baik lokasi maupun temannya. Banyaknya agen-agen wisata yang menawarkan paket-paket eduwisata dan edutainment sangat bagus dan menarik sehingga sekolah guru tidak perlu repot-repot lagi mencari tempat tujuan eduwisata.

Eduwisata tidak saja bisa dilakukan bersama teman-teman sekolah, tetapi bisa juga dilakukan bersama keluarga di hari libur. Satu yang harus menjadi pertimbangan kita, pilihlah paket eduwisata yang sesuai dengan kemampuan waktu dan keuangan kita. (Redy, dari berbagai sumber)

Ditulis untuk Majalah Kelereng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *